Qowiyatus sholiha
Kata
pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat TUHAN YANG MAHA
ESA ,sebagai pencipta atas segala kehidupan yang kita lihat, kita dengar dan
kita rasa yang senantiasa memberikan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.
Dalam kesempatan ini, kami juga ingin mengucapkan terima kasih dengan hati yang tulus kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini semoga Allah senantiasa membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda.
Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak guna perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya semoga amal baik yang telah diberikan oleh semua pihak kepadakami, mendapat balasan yang setimpal dari TUHAN YANG MAHA ESA . Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Dalam kesempatan ini, kami juga ingin mengucapkan terima kasih dengan hati yang tulus kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini semoga Allah senantiasa membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda.
Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak guna perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya semoga amal baik yang telah diberikan oleh semua pihak kepadakami, mendapat balasan yang setimpal dari TUHAN YANG MAHA ESA . Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Daftar isi
kata pengantar 1
daftar isi 2
A
pendahuluan 3
latar belakang 3
rumusan masalah 4
B
pembahasan............................................................................................................................ 4
BAB 2 REKAYASA DAN WIRAUSAHA ALAT KOMUNIKASI SEDERHANA
F.
Wirausaha di Bidang Alat Komunikasi...............................................................................
5-7
G. Membuat Produk Alat
Komunikasi Sederhana dengan Sumber Arus DC............ 7-13
C
penutup
Kesimpulan 13
Saran 13
Daftar
pustaka 13
Pendahuluan
Alat komunikasi sederhana adalah
sebuah alat yang dapat menghasilkan suara yang bersumber dari arus DC maupun
AC. Seiring perkembangan jaman alat komunikasi sederhana dengan sumber arus DC
sudah mengalami penurunan penggguna.
Latar belakang
Rekayasa atau teknik adalah penerapan ilmu dan
teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat
pengetahuan, matematika, dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain
objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik professional disebut perekayasa (sarjana teknik).
Menurut
sejarahnya, banyak para ahli yang meyakini kemampuan teknik manusia sudah
tertanam secara alami. Hal ini ditandai dengan kemampuan manusia purba untuk
membuat peralatan-peralatan dari batu. Dengan kata lain, teknik pada mulanya
didasari dengan metode coba dan ralat (trial and error) untuuk menciptakan alat
yang mempermudah kehidupan manusi. Seiring dengan berjalannya waktu, ilmu
pengetahuan mulai berkembang dan mulai mengubah cara pandang manusia terhadap
bagaimana alam kerja.
Perkembangan
ilmu pengetahuan inilah yang kemudian mengubah cara teknik bekerja hingga
seperti sekarang ini. Orang tidak lagi begitu mengandalkan metode coba dan
ralat dalam menciptakan atau mendesain peralatan, melainkan lebih mengutamakan
ilmu pengetahuan sebagai dasar dalam mendesain.
Rumusan
masalah
G. Membuat Produk Alat Komunikasi Sederhana dengan
Sumber Arus DC
Pembahasan
Kemasan produk memiliki dua
fungsi : fungsi perlindungan terhadap produk dan fungsi identitas. Saat member
pesawat radio, kita mendapati pesawat radio tersebut berada dalam sebuah kotak
karton atau kardus yang di dalamnya terdapat stryrofoam atau lipatan karton
yang membentuk konstruksi tertentu. Kardus, stryrofoam, dan lipatan karton
tersebut berfungsi melindungi produk dari benturan dan guncangan yang mungkin
terkadi saat produk didistribusikan.
Kemasan akan dibuang, disimpan atau digunakan untuk fungsi lain, setelah produk
telah sampai pada pengguna. Produk alat rekayasa, seperti alat elektronik
digunakan sehari-hari sehingga kemasannya tidak dibutuhkan lagi. Casing produk
elektronik dibuat untuk dapat melindungi komponen bagian dalam. Namun demikian,
ada beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada produk elektronik seperti alat
komunikasi dengan sumber arus DC. Pada produk yang menggunakan sumber arus DC,
harus dipastikan baterai dalam keadaan baik agar tidak merusak bagian lain yang
terdapat di dalam produk. Baterai yang tidak dapat di-charge ulang sebaiknya
dikeluarkan apabila produk tidak digunakan pada jangka waktu lama.
Pesawat radio adalah
salah satu produk rekayasa penangkap gelombang radio yang paling sering kita
temui dalam kehidupan kita sehari-hari. Pesawat radio terdiri atas rangkaian
elektronik sederhana yang dilengkapi dengan antenna untuk menangkap gelombang
radio serta speaker dan pengatur suara. Pada proyek ini, kita membuat sebuah
produk radio memanfaatkan sumber arus DC. Proyek ini akan terdiri atas
pembuatan rangkaian elektronik untuk sebuah radio penangkap gelombang FM, dan
pembuatan casing radio yang diawali dengan proses perancangan atau desain.
Manfaat
alat komunikasi sederhana dengan menggunakan sumber arus listrik DC dapat
menghasilkan suara atau bunyi dari alat komunikasi tersebut yang disebabkan
adanya arus DC yang mengalir di alat komunikasi tersebut sehingga dapat
menghasilkan suatu bunyi atau suara.selain menghasilkan suara atau bunyi dapat
digunakan sebagai hiburan, alarm dll.
Wirausaha,
menurut asal katanya terdiri dari wira dan usaha. Wira, berarti pejuang,
pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak
agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Pengertian
wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang pandai
atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun
kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta
memasarkannya.
Sifat-sifat seorang wirausahawan seperti berikut:
a. Percaya diri
Kepercayaan diri seseorang akan membuatnya memiliki keyakinan akan
kemampuan dirinya, berani mandiri dan tidak tergantung pada orang lain serta
memiliki optimisme yang tinggi.
b. Berorientasikan tugas dan hasil
Setiap upaya atau kerja yang dilakukan menuju pada target kerja dan target
hasil yang ditentukannya.Kerja dilakukan dengan penuk ketekunan dan kerja
keras, ketabahan, dan penuh tekad.
c. Berani mengambil risiko
a. Percaya diri
Kepercayaan diri seseorang akan membuatnya memiliki keyakinan akan
kemampuan dirinya, berani mandiri dan tidak tergantung pada orang lain serta
memiliki optimisme yang tinggi.
b. Berorientasikan tugas dan hasil
Setiap upaya atau kerja yang dilakukan menuju pada target kerja dan target
hasil yang ditentukannya.Kerja dilakukan dengan penuk ketekunan dan kerja
keras, ketabahan, dan penuh tekad.
c. Berani mengambil risiko
Salah satu hal penting dalam melakukan dalam memulai berbuat
sesuatu yang
baru adalah berani mengambil resiko untuk melakukan sesuatu yang belum
pernah dilakukan sebelumnya. Inovasi atau kebaruan tidak akan muncul bila
kita melakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain, dan tidak berani
melakukan yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.
d. Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki oleh seorang pemimpin di antaranya
memiliki visi yang jelas, memiliki integritas dan kejujuran, mampu berkomunikasi
dengan baik, menjadi teladan, rendah hati, mau mendengar, mampu
memotivasi orang lain untuk melakukan tugasnya dan berlaku adil.
e. Keorisinalitas/Keaslian
Keaslian ide, gagasan, pemikiran dan keputusan dapat diperoleh dengan
keluasan wawasan dan kemampuan berpikir kreatif, serta melihat peluangpeluang
yang ada.
f. Berorientasi ke masa depan
Masa depan memiliki berbagai peluang dan tantangan yang berbeda dengan
saat ini. Seorang dengan kewirausahaan berani melihat peluang dan tantangan
tidak hanya di saat ini, melainkan juga di masa depan.
baru adalah berani mengambil resiko untuk melakukan sesuatu yang belum
pernah dilakukan sebelumnya. Inovasi atau kebaruan tidak akan muncul bila
kita melakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain, dan tidak berani
melakukan yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.
d. Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki oleh seorang pemimpin di antaranya
memiliki visi yang jelas, memiliki integritas dan kejujuran, mampu berkomunikasi
dengan baik, menjadi teladan, rendah hati, mau mendengar, mampu
memotivasi orang lain untuk melakukan tugasnya dan berlaku adil.
e. Keorisinalitas/Keaslian
Keaslian ide, gagasan, pemikiran dan keputusan dapat diperoleh dengan
keluasan wawasan dan kemampuan berpikir kreatif, serta melihat peluangpeluang
yang ada.
f. Berorientasi ke masa depan
Masa depan memiliki berbagai peluang dan tantangan yang berbeda dengan
saat ini. Seorang dengan kewirausahaan berani melihat peluang dan tantangan
tidak hanya di saat ini, melainkan juga di masa depan.
Salah satu indikator atau tanda seseorang memiliki entrepreneurship atau jiwa
kewirusahaan adalah mampu membuat usaha bisnis sendiri, menjadi wirausahawan.
Wirausaha dalam bidang alat komunikasi sederhana termasuk ke dalam bidang
usaha elektronik. Berwirausaha di bidang elektronik dapat menjadi pedagang alat
eletronik dengan inovasi cara penjualan dan distribusi, menyediakan jasa reparasi
atau perbaikan alat elektronik, maupun menjual alat eletronik buatan sendiri Karakteristik wirausahawan yang berhasil
Keberhasilan wirausahawan adalah saat usahanya dapat menghasilkan keuntungan
atau laba, mampu mempekerjakan banyak orang, memberikan bagi
lingkungan sekitarnya, serta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa
dan negaranya.

Jiwa kepemimpinan dan inovator pemikiran dalam melakukan usaha. Entrepreneur
dapat diartikan juga sebagai seseorang yang mampu mewujudkan ide ke dalam
sebuah inovasi yang sukses. Kewirausahaan, atau entrepreneurship memiliki
pengetian yang lebih luas lagi. Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran
Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor
961/KEP/M/XI/1995, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang
dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari,
menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan
meningkatkan esiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan
atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Entrepreneurship adalah sikap dan
perilaku yang melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir
kreatif dan inovatif.
G. Membuat Produk Alat
Komunikasi Sederhana dengan Sumber Arus DC
Pesawat radio adalah salah satu produk
rekayasa penangkap gelombang radio yang paling sering kita temui dalam kehidupan
kita sehari-hari. Pesawat radio terdiri atas rangkaian elektronik sederhana
yang dilengkapi dengan antena untuk menangkap gelombang radio serta speaker dan
pengatur suara. Pada posting kali ini kita akan membuat sebuah produk radio
yang memanfaatkan sumber arus DC. Proyek ini akan terdiri atas pembuatan
rangkaian elektronik untuk sebuah radio penangkap gelombang FM, dan pembuatan
casing radio yang diawalidenganprosesperancanganataudesain.
Pembuatan Rangkaian Elektronik
Tahap 1
Tahap 1
Persiapan tempat dan alat kerja
Persiapkan tempat kerja, bahan dan alat untuk pembuatan rangkaian elektronika. Pada proses ini akan dibutuhkan sumber listrik AC untuk penggunaan solder (pemanas kawat timah), usahakan ada lubang steker yang berjarak dekat atau dapat pula menggunakan pemanjang kabel. Kegiatan dilakukan di atas meja dengan luasan yang cukup sekitar 60 x 60 cm2. Pekerjaan ini lebih mudah jika dilakukan sambil duduk dengan ketinggian kursi yang sesuai dengan ketinggian meja kerjanya, jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi. Setelah lokasi siap, siapkan pula alat dan bahan yang akan digunakan.
Persiapkan tempat kerja, bahan dan alat untuk pembuatan rangkaian elektronika. Pada proses ini akan dibutuhkan sumber listrik AC untuk penggunaan solder (pemanas kawat timah), usahakan ada lubang steker yang berjarak dekat atau dapat pula menggunakan pemanjang kabel. Kegiatan dilakukan di atas meja dengan luasan yang cukup sekitar 60 x 60 cm2. Pekerjaan ini lebih mudah jika dilakukan sambil duduk dengan ketinggian kursi yang sesuai dengan ketinggian meja kerjanya, jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi. Setelah lokasi siap, siapkan pula alat dan bahan yang akan digunakan.
Alat-alat yang dibutuhkan:
- Penyedot, digunakan untuk menyedot cairan timah yang berlebih
- Tang pemotong kawat
- Tang penjepit
- Obeng
- Kawat timah
- Solder
Persiapan parts atau bagian-bagian
Setelah persiapan tempat kerja dan alat selesai dilakukan, langkah berikutnya adalah persiapan bagian-bagian yang akan dirangkaikan pada rangkaian elektronik ini.
Setelah persiapan tempat kerja dan alat selesai dilakukan, langkah berikutnya adalah persiapan bagian-bagian yang akan dirangkaikan pada rangkaian elektronik ini.
Bagian-bagian pada rangkaian:
1. Printed Circuit Board (PCB)
2. Komponen
elektronik
- Resistor
- Kapasitor
- Semikonduktor-Dioda
- Transistor
- IC
- Kapasitor
- Semikonduktor-Dioda
- Transistor
- IC
3.
Transformator atau trafo
4. Pengatur
memilih gelombang
5. Pengatur
suara (rangkaian)
6. Speaker
Tahap 2
Membuat rangkaian
A. Pemasangan komponen elektronik pada PCB
Pada PCB terdapat gambar dan tulisan petunjuk untuk jenis komponen dan besaran hambatan. Pasangkan komponen elektronika sesuai dengan petunjuk yang ada pada PCB.
Membuat rangkaian
A. Pemasangan komponen elektronik pada PCB
Pada PCB terdapat gambar dan tulisan petunjuk untuk jenis komponen dan besaran hambatan. Pasangkan komponen elektronika sesuai dengan petunjuk yang ada pada PCB.
Pada komponen resistor, besar hambatan dapat dibaca
dari garis berwarna pada resistor. Besar hambatan pada resistor dapat diketahui
dengan membaca kode warna berdasarkan gambar berikut.
Toleransi adalah nilai yang menyatakan besaran
hambatan listrik yang boleh berbeda dengan angka yang dibaca dari tanda pita
nomor 1-3. Pita emas toleransinya 5%, Perak 10% dan tanpa warna 20%. Cara
menghitung hambatan adalah seperti contoh berikut ini.
Besar
hambatannya: 1000 ohm + 5%
Jadi, hambatan terkecil = 1000 – 5% x 1000= 950 ohm
dan hambatan terbesar= 1000 + 5% x 1000= 1050 ohm
Jadi, hambatan terkecil = 1000 – 5% x 1000= 950 ohm
dan hambatan terbesar= 1000 + 5% x 1000= 1050 ohm
Kapasitor memiliki 2 kaki yang memiliki beda panjang,
dan terdapat tanda nol (0) pada kaki yang lebih pendek. Kapasitor pada PCB
digambarkan dengan lingkaran dengan setengah berwarna putih dan setengah lagi
tidak. Kapasitor dipasang dengan menempatkan sisi dengan tanda nol (0) pada
gambar yang berwarna putih.
Setelah semua komponen terpasang pada PCB, lipat
kaki-kaki komponen agar komponen tidak mudah lepas dari PCB.
Rekatkan setiap kaki komponen dengan menggunakan
cairan timah yang dilelehkan dengan menggunakan solder. Solderlah setiap kaki
dengan teliti dan rapi. Sebaiknya tidak menempelkan solder terlalu lama pada
kaki komponen karena dapat menimbulkan kerusakan jika komponen terkena panas
terlalu lama. Setelah semua kaki terekat baik, potonglah kelebihan kaki
komponen dengan menggunakan tang.
Perekatan/penyolderan komponen IC (komponen dengan
kaki-kaki sangat pendek dan banyak) dapat dilakukan terakhir, setelah kaki-kaki
komponen lain dipotong. Dengan demikian, penyolderan dapat dilakukan dengan
lebih mudah tanpa terhalang kaki-kaki komponen lain.
Pasang pencari gelombang pada tempat yang tersedia di
PCB dan rekatkan dengan menggunakan sekrup kecil. Selanjutnya adalah
menghubungkan komponen-komponen dengan kabel. Potong kabel sesuai ukuran yang
diperlukan. Lepaskan bagian selubung kabel yang menutupi kawat bagian dalam,
kurang lebih 0.5 cm. Untuk memudahkan pemasangan, lapisi setiap ujung kawat
dengan timah dengan bantuan solder. Pasangkan ujung kawat pada komponen dengan
memanaskan dengan solder bagian kawat yang sudah bertimah.
Perhatikan pada gambar, pemasangan kabel berwarna
putih antarkomponen. Kabel berwarna kuning adalah kabel untuk antena.
Perhatikan sambungan dari rangkaian pengatur suara ke
speaker dengan kabel merah dan kabel hitam. Perhatikan pula sambungan rangkaian
radio dengan rangkaian pengatur suara.
PENUTUP
Kesimpulan
Banyak cara
memanfaatkan suatu barang elektronik menjadi suatu alat komunikasi sederhana
dengan arus DC dan jangan melupakan suatu keselamatan kerja dalam melakukan
perakitan pada alat komunikasi sederhana dengan arus DC.
Saran
Buatlah suatu
produk alat komunikasi sederhana dengan arus DC yang bermanfaat dan dapat di
terima oleh konsumen
Daftar pustaka
Riani, Asri Laksmi, dkk. 2005. Usaha: Dasar-dasar
Kewirausahaan. Surakarta: UNS Press
http://selakarlina.blogspot.com/2011/03/analisis-bisnis-dan-identifikasi.htmlhttp://ecolife001crp.blogspot.com/2009/01/studi-kelayakan-usaha.html












